Kukuh Setiawan. Gambar tema oleh centauria. Diberdayakan oleh Blogger.

Minggu, 02 Maret 2014

Hal Bertahan Hidup

    0

Sekarang sya baru sadar arti pentingnya uang dalam kehidupan. Uang bukanlah segalanya, tapi segalanya butuh uang. Seperti baru kemarin saya bersenang - senang dengan uang, dan sekarang dilema melanda ketika tidak punya uang sama sekali. Bukan cuma dilema, tapi juga kepasrahan dan kepikiran hal - hal yang tidak bisa dibayar.
Kenapa bisa begini ? 

Padahal hanya soal uang. 
Tapi efeknya besar sekali. Waktu punya uang banyak, kehidupan serasa biasa saja, mengalir begitu adanya tanpa ada yang wow walaupun bisa membeli ini dan itu, wisata kesana kemari, kuliner kemana aja, dll. Tetapi beda halnya kalau tidak punya uang sama sekali, seolah - olah semuanya berakhir, hancur semua harapan, pikiran terasa seperti berbeban berat. Hal ini terjadi salah satunya akibat bisnis yang saya geluti ada trouble luar biasa, bahkan kalau orang yang melihat bisnis ini sudah mulai gak stabil dan perusahaan berhutang banyak. Saya sangat kepikiran yang luar biasa, beberapa hari mimpi buruk dan tidur hanya beberapa jam saja, selebihnya hanya pusing memikirkan semua ini. Perasaan yang belum pernah saya alami sebelumnya, saya benar-benar tersungkur tak berdaya. Kalau kalian belum mengalami hal tersebut, berarti stadium keuangan kalian masih lebih dari cukup.


Saya berkata seperti ini bukanlah tanpa bukti, saya sendiri buktinya. Kali ini saya tidak punya uang sama sekali. 4 rekening bank nyaris habis semua. Bahkan penghasilan kurang buat bayar tanggungan bulanan. Apa yang harus saya perbuat ? Kehidupan seakan baru dimulai sekarang, yang kemarin - kemarin seperti masih dalam mimpi. Mungkin inilah yang dirasakan seseorang yang mengalami kebangkrutan, banyak tekanan dan himpitan bertubi - tubi. 

Saya hanya bisa minta penyertaan Tuhan dalam hidup saya, memang benar kalau ada yang bilang orang dekat Tuhan hanya ketika dirinya merasakan down yang luar biasa. Itulah yang saya alami sekarang. My adventure will be begin, but I don't know what through my adventure with.

Pasti banyak pihak yang kecewa berat, terutama keluarga, ortu mengharapkan seorang anak yang powerful. Tapi kalau seperti ini rasanya sia - sia, saya tidak pernah mengalami hal seperti ini sebelumnya. Bahkan mungkin ini adalah masalah terberat dalam kehidupan saya, adakah jalan keluar ? Pasti ada, pikiran saya sudah banyak dipenuhi dengan motivasi tapi apa gunanya kalau hanya sekedar kata. Bilapun kalian memberi semangat, itu hanyalah sebuah ucapan.

Kalau saya rasakan, nampaknya saya terlalu baik dengan orang - orang dan mudah mempercayai omongan hampa mereka. Betapa tidak dalam puncak hidup saya, saya pernah meminjamkan uang 1juta kepada seorang teman, dan masih banyak lg beberapa. Dan sampai sekarang belum dibayar, itu menjadi pukulan telak dalam hidup saya. Hal itu bukanlah apa - apa ketika saya dalam kondisi jaya, tetapi dalam kondisi sekarang ini hal itu menjadi kepahitan tersendiri. Saya tahu tidak boleh memendam kepahitan batin, saya mencoba menjadi sosok yang tegar menatap kedepan.

Tapi saya rasa masih banyak orang yang kehidupannya bahkan jauh lebih parah dari saya, kalau saya masih ada barang - barang yang bisa dijual mungkin mereka hanya bisa menangis menahan lapar. Mungkin ini adalah salah satu cara Tuhan menyuruh saya banyak berpuasa, dan saya mengakui dalam hidup saya biasanya berpuasa hanya ketika ada sesuatu yang diinginkan. Dan Tuhan terlalu baik kepada saya masih memberi kesempatan hidup, itu point pentingnya. Saya benar - benar merasakan rebah tak berdaya mengingat apa apa saja diberikan Tuhan selama ini dalam hidup saya, saya selalu mengucap syukur, saya memuji Tuhan, menyembahNya dengan sukacita. Dan baru kali ini saya benar - benar merasakan bahwa anugrah Tuhan begitu luar biasa tercurah dalam hidup saya, saya tak kuasa menahan air mata ketika menulis ini. Biasanya orang menulis seperti itu ketika sudah mencapai kejayaan, tetapi kali ini saya benar - benar sadar merasakan anugrah Tuhan yang sesungguhnya. Dalam hati saya yang dahulu yang masih jelas saya ingat, pernah sesekali saya berkata dalam hati "Tuhan, hidup saya kok enak banget gini ya, kapam susahnya?". Dan hal itu terjawab sekarang, saya masih muda dan sudah mendapat pengertian dari Tuhan seperti ini, begitu beruntungnya saya. Terima kasih Tuhan, saya tahu Engkau selalu hadir dikehidupan saya setiap nafas yang saya hembuskan adalah hadiah terbesar dariMu.

Jika suatu saat kalian jumpai sosok Kukuh yang hebat dan sukses, semua itu hanya karna mujizat dan anugrahNya bukan dengan kekuatan saya.

Saya sebenarnya tidak mau membeberkan kelemahan saya di dunia maya, tetapi ada dorongan kuat di hati saya untuk tidak bisa menolaknya. Dan saya yakin hal itu Tuhanlah yang mengizinkan.
2 maret 2014

Tidak ada komentar:
Write komentar

statistics

Translate

Contact Us

Nama

Email *

Pesan *