Kukuh Setiawan. Gambar tema oleh centauria. Diberdayakan oleh Blogger.

Sabtu, 21 Juni 2014

Apa Yang Sebenarnya Gue Cari Dari Dia ?

    0

Bagaikan terpisah ruang dan waktu, itulah yang gue rasain saat ini. Menjalin hubungan tanpa kejelasan yang pasti, seakan digantungin terus. Padahal niat mau  serius sama doi, tapi sikapnya terlalu gak bisa ngertiin gue. Atau emang gue yang terlalu mengharapkannya sebagai seorang pria. Emang sih dia sedang menjalani masa-masa sukar dalam hidup yaitu menghadapi Tugas Akhir dalam studinya. Tentunya harus menyiapkan ini itu untuk sidang dan seminar, apa lah itu yang jelas udah bikin hubungan gue ma dia jadi terpisah bagaikan beda planet. 

Dan sebagai seorang pria, gue harus bisa ngertiin dia. Mungkin dia juga belum yakin sepenuhnya ke gue, I don't know what she feels actually, she's never tell story of her life to me. Keep on by herself and so do I, it makes not good situation. What should I do ? meanwhile I do also having a lot of tasks in my college. Ok, right maybe this is just saturday night without your present. Kadang dalam hidup emang ada rasa hampa, semua kisah pasti ada akhir yang harus dilalui. Hanya bisa diam dikala dingin menyerang di sekujur tubuh ini, cuaca bandung bener-bener not good akhir-akhir ini. jadinya gue terserang gejala flue dan itu gak nyaman banget, sementara dia gak tau kondisi gue. Fine, Sesungguhnya gue hanya coba kuat aja, gue ngerasa hidup gue banyak paksaan dan tuntutan yang harus gue capai. Dalam diri ada dorongan kuat do something all of my tasks, but the other side let I call it lazy side gak bisa melakukan itu semua. Gue ky ditekan dari luar dan dari dalam diri sendiri, jiwa ini I don't know why like a pain. Gak jelas juga gue mau cerita apa di statement gue kali ini, bukankah gue gak pernah ngeluh, gak pernah yang namanya ngumbar kelemahan gue di media sosial. Biarkan jiwa ini terus mengalir menceritakan jeritan ini, karena kadang juga rasa sepi melanda dan butuh seseorang yang gue sayang, tapi dia selalu gak ada buat gue. Sementara ada yang merhatiin gue banget dan dia gue sia-siain gitu aja dan malah lebih milih orang yang cuek, tak acuh, jarang nanyain kabar. Seakan dia gak peduli ma gue, tapi kenapa masih aja sayang ma dia. Apakah ini yang namanya bertepuk sebelah tangan ataukah cinta orang yang udah dewasa seperti ini? Gak ada lagi alay-alayan yang menjadikan hubungan hambar menurut gue, sikap lebay dikit dalam berhubungan itu sah-sah aja kok kalau menurut gue. Justru malah dibutuhin banget tuh, terus akhirnya kan jadi suatu keseruan yang menjadikan hubungan berjalan sebagai mana semestinya. 

Hubungan yang seperti dipaksakan ini benar-benar mengusik batin, dia ngrasain atau tidak.. itu yang gue rasain. Padahal yang gue tau kalau sama nyokapnya dia selalu care dan peduli, iya lah nyokapnya sendiri, dia selalu ngasih kabar dan yang gue tau tiap aktifitas aja dilaporkan ke nyokapnya, tapi gue ky gak dianggap. Kadang gue ngerasa iri sih, apa bener gue gak berarti untuk dia. Gue hanya mau kepastian aja apa dia bener-bener sayang gak sama gue,  sementara gue sayang banget ma dia. Menurut lo guys, enakan mana "dicintai atau mencintai". Posisi gue saat ini mencintai, dan posisinya dicintai. Terus gue yang ngerasa tersiksa, berarti gue simpulkan dicintai lebih enak. Tapi kalau dicintai sama orang yang gak kita cinta rasanya juga gak enak, bener sih dapat perhatian tapi gak ngerasain cinta dan malah yang mencintai itulah yang tersiksa. Jadinya serba salah kan.. 

oklah gue mau ngelanjutin dulu kegalauan gue malam ini, see you next statement ya ;)

"When The Dew Becomes Cold"

Tidak ada komentar:
Write komentar

statistics

Translate

Contact Us

Nama

Email *

Pesan *