Kukuh Setiawan. Gambar tema oleh centauria. Diberdayakan oleh Blogger.

Kamis, 13 November 2014

Ngabarin Aja Nggak

    0

Thomas hanya bisa menunggu dan menunggu, dia terus mandangi layar HP 4 inc itu. Tapi nampaknya Ena emang gak akan sms ataupun ngasih kabar. 

Tepat H-2 sebelum hari ini Ena berulang tahun, dan seperti biasa Thomas memberi ucapan ulang tahun kepada Ena, kali ini dengan rekaman nyanyian selamat ulang tahun sambil maen gitar. Seperti biasa karena Thomas dan Ena berlokasi dengan jarak perjalanan 4jam jadi gak bisa ngasih surprise langsung. Dan peliknya, Thomas gak tahu alamat tinggal Ena, karena Ena memang jarang sekali ngasih kabar bahkan menyapai "hai" saja gak pernah. Sungguh ironi bagi Thomas, cintanya seperti digantung gak jelas. Padahal kalau dia mau, Thomas bisa saja cari cewek lain karena kepiawaiannya memikat hati wanita. Tapi kali ini dia sungguh tebata-bata mendapatkan hati Ena.

Diceritakan bahwa sosok Ena ini misterius, jarang bawa HP, jarang update status, cuek, gak perhatian (gak pernah nanya udah makan belum). Sementara Thomas perhatian, sering bawa HP (anak sosialita), sering banget update status  dan sering merasa kesepian. Sungguh banyak kontras diantara mereka, tapi entah kenapa Ena menjadi wanita idamannya.

Karena dari pertama kenal juga sudah lama, sejak SD dan bahkan Thomas telah mengaguminya sejak TK. Sempat satu SD bareng hal itu membuat Thomas makin mengagumi Ena. Tapi setelah menginjak bangku SMP dan SMA mereka beda sekolah, hal itu membuat Thomas kehilangan semangatnya dalam menuntut ilmu. Perasaan itu naik turun pada masa-masa itu karena Thomas lumayan popular dan tidak sedikit wanita yang suka dia, karena itu agaknya dia melupakan Ena. Sempat dia berpacaran beberapa kali dan ketika SMA mendengar kabar bahwa Ena sudah memiliki Cowok, sangat terpukul hatinya sembari membuatnya pilu. Sebagai pelampiasan waktu itu ceweknya (cewek Thomas) sering banget jadi sasaran kekesalannya, dan akhirnya putus karena ceweknya merasa bosan dengan sikap Thomas. Padahal kisah cinta masa abu-abu waktu itu sungguh indah, tapi tetap tidak mengalahkan rasa terpendamnya kepada Ena. Dia sungguh menyesal kenapa Ena bisa dimiliki orang lain, kenapa bukan sama dia saja pacarannya. Sudah jelas Thomas punya rasa sudah lama kepada Ena, kenapa gak diungkapkan ? 

Hal itu menjadi suatu hentakan yang luar biasa dalam kehidupan Thomas, dan gak disangka-sangka Ena pun putus dengan cowoknya (pacaran cuma bentar). Sempat ada pikiran Thomas bahwa Ena kok pacarannya cuma bentar ya? apa dia tipe orang yang mudah bosan ? (padahal sudah kenal dari SD, tapi belum bisa menerka isi hati sebenarnya dari Ena). Lantaran kemisteriusan itu sering menghantuinya, Thomaspun berpikir untuk mengurungkan niatnya mengungkapkan perasaan yang sesungguhnya. Karena dia takut kalau misalkan jadian sama Ena waktu SMA pasti gak akan bisa lama dan itu akan lebih pahit.

Sehingga rencananya itu diundur sampai waktu yang tepat, karena dia sangat mengagumi Ena maka dia berkomitmen mengungkapkan perasaannya untuk menikahi ( tahun-3 sebelum menikah ). Jadi rencana kedepan sudah dirancang matang-matang oleh Thomas. Tapi tetap saja manusia hanya bisa berencana, tetap Tuhan lah yang menentukan yang terbaik. Hal itu juga sudah disadari oleh Thomas. 

Pada waktu Thomas dan Ena sama-sama single, mereka menjadi sangat dekat dan sering sekali saling kontak dan ngasih kabar. Kemudian terlintas di pikiran Thomas ternyata Ena gak semisterius yang dikira, dia sering ngasih kabar duluan dan hubungan itu menjadi sangat dekat, tinggal satu langkah lagi bagi Thomas untuk menjadikan Ena pacarnya. Entah apa yang ada dipikiran Thomas waktu itu, dia gak mengungkapkan perasaan malah meminta Ena jadi pacarnya di FB saja ( status relationship with ), hal itu dijelaskan Thomas untuk memanas-manasi mantannya. HAL ITU MERUPAKAN KESALAHAN TERBESAR DALAM HUBUNGANNYA, dan Ena juga mengiyakan permintaan Thomas tersebut.

Dengan lugunya Ena ngasih username dan password FBnya kepada Thomas, dengan cepatnya Thomas mengganti hubungan mereka menjadi relationship, Sontak hal itu menggemparkan teman-teman dekatnya, dan berita itu cepat menyebar dikalangan orang tua masing-masing. Dan banyak pertanyaan, "apa iya ?" dan banyak juga yang memberi selamat. Kemudian beberapa minggu berjalan Thomas berpikir, "Untuk apa semua ini aku lakukan, toh mantan juga gak kontak-kontak lagi, sebegitu jahatnya menyakiti mantan dengan cara seperti ini". Timbul pertanyaan-pertanyaan kejanggalan dalam dirinya, dan anehnya sejak statusnya relationship with Ena, justru Ena malah menjauh darinya. Yang dulunya sering sms duluan, sekarang menjadi gak lagi dan membalas sms saja kayak yang seperlunya. 

Kemudian Thomas meminta maaf kepada Ena, kemudian hubungan di FB itupun berakhir. Singkat cerita mereka lulus SMA dan kuliah di UNIVERSITAS yang berbeda. Tetapi hubungan sebagai sahabat masih terus berlanjut, sampai Thomas mulai pacaran lagi dengan orang lain dan melanjutkan kehidupan seperti melupakan cinta terpendamnya itu. Ketika putus dengan pacarnya, baru dia kepikiran Ena lagi, dan hal itu berulang lagi dan lagi.

Sementara Ena lebih memilih fokus tentang pendidikannya dan tidak pernah pacaran lagi sejak saat itu. Sampai akhirnya Thomas sadar bahwa memang perasaannya kepada Ena gak salah, dan dengan bujukan nasehat dari temannya akhirnya Thomas mengungkapkan perasaannya kepada Ena, Meskipun cuma melalui telepon.

Di telepon itu Ena bercerita kalau memang dulunya pas sempat dekat waktu SMA, dia sangat mengagumi Thomas. Namun karena ternyata Thomas waktu itu punya cewek lagi, jadi Ena mulai gak memikirkan perasaannya itu. Pernyataan itu membuat Thomas tertegun, hanya bisa menceritakan kronologi sebenarnya dalam hidupnya. 

Setelah panjang lebar mereka mengungkapkan semua, sekarang jadi makin terbuka semua kronologi yang telah terjadi. Ena pun masih ada harapan kepada Thomas, dengan syarat menyelesaikan studinya terlebih dahulu. Ternyata benar, Ena memang mementingkan studinya dan hal itu terbukti saat dia meraih IPK Cumlaude saat kelulusan hari ini. 

Iya benar hari ini kelulusan Wisudanya, karena Ena mengambil D3 dan Thomas S1 jadi posisi Thomas sekarang masih menempuh studi di semester 7. Terlepas dari itu, seharusnya Thomas sudah berada di Bogor dan berfoto bareng dengan Ena yang memakai Toga. Tapi kenapa dia masih di Bandung ? 

Pagi - pagi benar dia bergegas berangkat ke Terminal dengan motornya kesayangannya. Setelah sampai terminal dia melihat HPnya lagi, ternyata emang Ena gak ngasih kabar alamat wisudanya dimana. Ada satu kabar dari Ena di aplikasi Chatting yaitu wisudanya selesai jam 12 siang, tetapi di benak Thomas informasi itu seakan mengisyaratkan bahwa Ena gak sungguh - sungguh ngasih kabar, karena gak ngasih tahu lokasi dia wisuda dimana.

Sungguh sangat memilukan ketika H-1 Thomas menelepon tapi HP Ena nonaktif, sms, chatting gak dibales. Sejenak Thomas berdoa dan memang ini yang Ena mau, seakan diabaikan jadi dia kembali lagi ke kosannya. Setelah sampai kosan, tepat setelah Thomas membuka pintu rumah terdengar ada sms. "gak boleh bawa HP.. jadi kesini ?? hubungi ayahku aja ya.. 08xxxxxxxx "
Setelah membaca sms itu, hatinya menjadi benci kepada dirinya sendiri, "Ena yang sekarang udah gak kayak yang dulu kamu harapkan, dia gak pernah ngasih kabar. Kayak gak ada niatan sama sekali ngajak kamu ke acara wisudanya", semua perasaan benci itu mulai menggerogoti hatinya.

Kemudian dia bersandar sejenak di kamarnya dan seketika rasa benci itu hilang karena memang cintanya lebih besar dari bencinya. Dan salah satu moment terpenting dalam hidupnya terlewat gitu aja, seketika langitpun menjadi gelap dan turun hujan. 




Tidak ada komentar:
Write komentar

statistics

Translate

Contact Us

Nama

Email *

Pesan *