Cryonics Institute Amerika

Teknologi Cryonic, ada yang pernah dengar? Kalian pernah nggak mendengar tentang orang mati yang hidup kembali? Biasanya, dalam adegan film, orang yang mati dan hidup kembali akan menjadi sosok hantu yang menakutkan. Sementara di dunia nyata, orang yang telah mati mustahil untuk hidup kembali.

Tapi pada masa sekarang menghidupkan kembali orang yang sudah mati menjadi hal yang “mungkin” terjadi. Semua itu ada kaitannya dengan teknologi Cryonic.

Penasaran dengan apa itu Teknologi Cryonic dan apa hubungannya dengan orang mati? Yuk, simak penjelasanya berikut ini.

Pengertian Cryonic

Dilansir dari Warstek Cryonic diartikan sebagai suatu metode pembekuan dengan menggunakan suhu terendah (suhu dingin), denga temperatur mencapai -196 derajat celcius. Selain itu, proses ini juga menggunakan zat nitrogen cair.

Nitrogen cair yang digunakan Cryonic untuk mnghiupkan orang mati
Nitrogen Cair

Uji coba yang pernah dilakukan menggunakan Cryonic adalah fenomena reptile Arktik, yaitu hewan seperti katak dan salamander. Kedua hewan ini terbukti dapat bertahan hidup di suhu yang rendah, tanpa berubah menjadi es.

Hal tersebut bisa terjadi karena kedua hewan ini memiliki organ hati yang memproduksi Gliserol. Ternyata zat Gliserol ini merupakan zat antibeku yang bisa menurunkan titik beku.

Percobaan lainnya kembali dilakukan, yaitu dengan membekukan sperma banteng dan sel-sel darah manusia. Sejak saat itulah, percobaan pembekuan dengan nitrogen cair mulai dilakukan untuk keperluan bidang industri.

Penemu Teknologi Cryonic

Cryonic ini pertama kali ditemukan oleh seorang ilmuwan asal Amerika bernama Robert Ettinger. Pada tahun 1962, Robert yang dijuluki sebagai “Bapak Cryonic” ini menerbitkan sebuah buku dengan judul “The Prospect of Immortality” yang berisikan tentang hipotesisnya, bahwa teknologi yang terus maju di masa depan, akan dapat membangkitkan kembali orang yang telah mati.

Robert Ettinger, adalah orang yag mendirikan Cryonic
Robert Ettinger dijuluki Bapak Cryonic

Immortality yang dalam Bahasa Indonesia berarti keabadian, sebenarnya merupakan impian setiap mahluk hidup, termasuk kita manusia. Nah, apa yang dilakukan Robert Ettinger sebagai seorang ilmuwan adalah untuk mewujudkan keinginan setiap mahkluk hidup tersebut.

Kemudian, pada tahun 1970-an, Robert Ettinger mendirikan Cryonic Institute dan menjabat sebagai presiden hingga tahun 2003. Robert juga menjadi presiden di lembaga yang disebut Immortalist Society di Amerika.

Tercatat dalam sejarah, Eksperimen pertama yang dilakukan Robert adalah menghidupkan kembali anggota keluarganya yang telah mati. Mereka adalah Rhea Chaloff Ettinger, Eliane Ettinger dan Mae Ettinger. Ketiga wanita tersebut adalah isteri pertama, isteri kedua dan ibu dari Robert Ettinger.

Tidak berhenti sampai disitu, Cryonic Institute juga melakukan eksperimen yang sama terhadap si Robert Ettinger yang akhirnya meninggal pada 23 Juli 2011 silam. Sejak saat itu, Lembaga keabadian yang didirikan Bapak Cryonic ini sudah membekukan sekitar 143 pasien.

Proses Pembekuan dengan Teknologi Cryonic

Sobat bicara, tentunya kalian penasaran kan, apakah proses pembekuan dengan teknologi Cryonic ini sama dengan membekukan daging ayam di freezer?.

Diberitakan inet detik, Hal pertama yang harus dilakukan untuk membekukan seorang pasien di Cryonic, adalah mendinginkan tubuh pasien  di dalam bak es untuk menurunkan suhu tubuhnya. Harus dipastikan, agar sel-sel otak pasien terjaga dan tidak rusak.

Setelah itu, darah dalam tubuh pasien diganti dengan cairan bersifat anti beku dan proses pembekuan dimulai. Tubuh pasien yang telah membeku kemudian akan dikirimkan ke fasilitas penyimpanan Cryonic Institute di negara Amerika dan juga Rusia.

Ketika sudah berada di fasilitas penyimpanan, maka tubuh pasien ini akan disimpan di dalam slepping bag atau sebuah kantung, untuk kemudian dibekukan kembali menggunakan gas nitrogen dalam suhu -110 derajat celcius, dalam kurun waktu beberapa jam. 2 minggu berikutnya, tubuh pasien akan dibekukan kembali dengan suhu mencapai -196 derajat celcius.

Simulasi Penyimpanan Mayat dalam Sleeping Bag

Proses terakhir yang dilakukan dalam tahapan Cryonic ini adalah menyimpan tubuh pasien yang telah dibekukan tadi ke dalam nitrogen cair. Setelah itu pasien akan disimpan dalam ruang penyimpanan hingga waktu yang tidak ditentukan.

Jika teknologi di masa depan semakin canggih, maka pasien mungkin bisa dihidupkan kembali. Tapi dibalik canggihnya Cryonic ini, ternyata keberadaan teknologi ini menuai banyak kontroversi.

Ilustrasi Mayat percobaan cryonic yang Dibekukan dalam Tabung
Ilustrasi Mayat yang Dibekukan dalam Tabung

Kontroversi Teknologi Cryonic

Semakin berkembangnya teknologi, ternyata bukan hanya Cryonic Institute yang melakukan eksperimen pembekuan mayat ini. Hingga saat ini, setidaknya ada tiga Perusahaan yang menyediakan jasa pembekuan sejenis. Mereka adalah Alcor di Arizona, KrioRus di Rusia dan yang terbaru adalah perusahaan teknologi Humai di Austria.

Kontroversi mulai muncul, terkait dengan etika dan hukum yang berlaku. Teknologi ini bertentangan dengan norma, nilai agama dan hukum yang berlaku di masyarakat. Pro dan kontra muncul dari kaum spiritual dan kaum atheis.

Kaum spritiual tentunya meyakini bahwa kehidupan dan kematian ini merupakan kehendak tuhan. Sementara kaum atheis menganggap bahwa teknologi cryonic ini bisa jadi merupakan jalan untuk menuju surga yang abadi.

Kesimpulan

Setelah mengetahui tentang teknologi cryonic ini, kita bisa menyimpulkan bahwa cara untuk menghidupkan kembali orang yang sudah mati, sebenarnya belum ada. Adapun proses pembekuan dalam kegiatan Cryonic ini mungkin baru bisa menjaga agar kondisi organ-organ manusia atau hewan yang dibekukan menjadi tidak rusak.

Entah apa yang akan terjadi di masa depan, mungkin saja orang-orang yang sudah dibekukan tersebut akan hidup kembali dan menjelma menjadi pasukan Avengers yang akan menolong banyak orang di dunia. Jika begitu, apakah kalian ada yang berminat untuk dibekukan?

Teknologi.id memberitakan bahwa perusahaan KrioRus yang berbasis di Rusia, menawarkan jasa untuk membekukan mayat agar dapat dihidupkan kembali.

Tapi, apa kalian tahu berapa biaya yang harus dikeluarkan untuk jasa tersebut? Biaya yang harus kita keluarkan adalah sekitar 28.000 Poudsterling atau sekitar 500 juta-an. Wah, harus menabung berapa tahun ya teman teman, selain itu belum dipastikan juga kalu eksperimen ini akan berhasil atau tidak.

Demikian cerita tentang teknologi cryonic, proses pembekuan hingga kontroversinya. Berikan pendapat kalian di kolom komentar ya. Jangan lupa untuk terus update berita dan informasi menarik lainnya seputar dunia sains, astronomi dan sejarah, hanya di Bicara Indonesia. Sampai jumpa di artikel berikutnya!

Sumber:

  • Eksperimen – eksperimen ganjil membangkitkan orang mati – Tirto ID
  • Teknologi Cryonic perusahaan Rusia Tawarkan Jasa Hidup Abadi seharga 500 jutaan – Teknologi ID
  • Mencoba hidup abadi dengan teknologi cryogenic – Inet Detik
  • Cryonic pembekuan jasad manusia sebagai kunci keabadian yang penuh kontroversi – Warstek

(Diakses pada 19 April 2020)