Fakta Wormhole, Jalan Pintas Untuk Menjelajah Alam Semesta

Halo semuanya. Channel Bicara kembali lagi untuk kalian. Pastinya dengan video menarik yang sayang banget kalau dilewatkan. Oke, jadi kemarin kita sudah membahas tentang Black Hole atau Lubang Hitam. Menarik banget kan teori Black Hole itu?

Kali ini kita akan membahas soal Wormhole atau Lubang Cacing. Yups, di seluruh alam semesta ini banyak benda-benda misterius, contohnya ya Black Hole dan Wormhole ini. Apa sih sebenarnya Wormhole? Di mana Wormhole bisa ditemukan? Apakah Wormhole benar-benar ada, atau sebatas imajinasi belaka?

daripada ters menerus bertanya dan tidak menemukan jawabanya mari kita saksikan video ini sampai habis ya.

Wormhole dicetuskan Albert Einstein

Einstein adalah salah satu ilmuwan paling brilian yang pernah dimiliki umat manusia. Pada tahun 1935, Einstein dan seorang ahli fisika bernama Nathan Rosen mencetuskan konsep soal Wormhole. Well, saat itu belum disebut Wormhole juga sih.

Oke jadi kedua ilmuwan ini menggunakan teori relativitas milik Einstein. Mereka berdua melakukan penghitungan yang rumit banget menggunakan rumus matematika, sampai menemukan adanya kemungkinan “jembatan” untuk menyeberangi alam semesta.

Konsep Wormhole

Wormhole ini berbeda jauh dengan Black Hole. Jika sebuah benda bisa melewati Wormhole, maka dia akan muncul di sisi lain alam semesta dalam waktu singkat. Ya, seperti jalan pintas itu lah si Wormhole ini. berbeda dengan blackhole yang hanya menghisap dan lenyap dari alam semesta.

nah untuk mempermudah dalam penjelasan dan pemabahaman tengang si wormhole ini mari kita akan ilustrasikan dengan menggunakan sebuah kertas.

Menggunakan kertas

Mungkin banyak dari kalian yang masih bingung ya. Nah, sekarang coba kalian ambil kertas. Lipat kertas jadi dua, lalu taruh di depan kalian. Sekarang ada dua lipatan, yaitu atas dan bawah. Ambil kelereng, lalu letakkan di sisi atas kertas.

Gimana caranya agar kelereng tersebut bisa pindah ke sisi bawah kertas? Kelereng tersebut harus berjalan dan melewati lipatan kertas, baru mereka bisa sampai ke bawah.

Sekarang coba kalian buat lubang di tengah kertas, di sisi atas dan bawah. Lubang ini menjadi jalan pintas, jadi si kelereng tidak perlu melewati jalan panjang untuk sampai di sisi bawah kertas.

Nah, kertas yang kalian gunakan tadi adalah alam semesta, kelereng adalah benda langit, sedangkan dua lubang yang kalian buat adalah Wormhole atau Lubang Cacing. Sampai di sini paham? ok lanjut pembahasan berikutnya

Apakah Wormhole benar-benar ada?

Berbeda dengan teori Black Hole yang banyak dipercaya oleh publik, Wormhole masih jadi pertanyaan besar. Banyak orang yang meragukan Wormhole hanya sebatas imajinasi belaka. Apa alasannya?

Konsep Wormhole dicetuskan dari perhitungan rumus matematika dari teori relativitas. Well, tidak semua hal yang nyata bisa dijelaskan dengan ilmu matematika. Lagi pula, umat manusia sendiri belum tahu seberapa luas alam semesta ini.  

Bentuk alam semesta sendiri juga belum diketahui, apakah pipih seperti kertas, bulat, bergelombang, atau malah tidak berbentuk semua itu masih menjadi misteri dan masih terus di teliti oleh para ilmuan.

Kesimpulan

Sampai saat ini teori Wormhole masih terus disempurnakan. Tapi banyak ilmuwan yang percaya bahwa mustahil benar-benar ada Wormhole di suatu tempat di alam semesta ini. Jadi ya sejauh ini Wormhole masih sebatas rumus matematika dan imajinasi manusia saja. Siapa tahu di masa depan ada yang bisa membuktikan eksistensi Wormhole.

Oke semuanya, sekian dulu pembahasan kali ini ya. nah menurut kalian bagaimana tentang si wormhole ini apakah benar benar ada atau masih sebatas imajinasi kalian saja? tuliskan jawabnaya di kolom komentar di bawah ini ya, bagi yang belum subscribe ayok, subscribe dlu karena video selanjutnya masih membahas tentang astronomi so staytune aja di channel bicara, terakhir terimakasih sudah menonton video ini sampai habis dan sampai jumpa lagi di video astronomi yang lainya bbay 😀

Sumber

Wormholes Explained – Breaking Spacetime – Kurzgesagt – In a Nutshell
Diakses (9 April 2019)