Hi guys, kembali lagi dengan channel Bicara, kali ini Bicara mau ajak kalian kembali membahas mengenai Corona.

Corona

Well, Bicara gausah jelasin lagi apa itu corona, karena kalian pasti sudah tahu apa itu corona. Hingga awal bulan April ini, sudah tercatat lebih dari 1.000.000 kasus Corona di Seluruh Dunia. 212.000 diantaranya dinyatakan sembuh dan hampir 53.000 orang dinyatakan meninggal.

Well, memang Corona ini memiliki dampak yang sangat merugikan untuk semua orang di Dunia. Karena corona, Kita tidak bisa keluar rumah, bertemu teman, main, ketemu pacar, sekolah. Dan tindakan yang dlakukan pemerintah di setiap negara adalah dengan meliburkan sekolah dan pekerja.

Dampak Bagi Pendidikan

Dan itu jelas memberikan dampak perekonomian yang buruk bagi Dunia.

Meliburkan anak sekolah tentunya menurunkan kualitas pendidikan anak anak, seperti di Indonesia, UN dihapuskan gara gara Corona. Buat adik adik yang tidak jadi UN mungkin kalian senang, tapi di Jepang, ini adalah penurunan kualitas pendidikan, kasta pendidikan mereka akan dianggap rendah. Buat orang tua yang telah bayar biaya les privat menghadapi Ujian Nasional untuk anaknya, tentu ini rasanya seperti percuma, anaknya ternyata tidak akan Ujian Nasional.

Dampak Bagi Perekonomian

Di Jepang, ada wanita berkeluarga yang harus bekerja untuk mencari nafkah, tapi karena anak anaknya diliburkan sekolah, wanita ini harus meliburkan diri untuk mengurus anak anaknya. Karena nggak mungkin ibu iniharus menyewa pegasuh, itu cukup berbahaya dan mempermudah penyebaran virus corona.

Tapi dengan tidak bekerja Ibu ini kehilangan pendapatannya. Okelah masih ada suami. Mereka masih aman. Tapi ini untuk mereka yang sudah mendapatkan pekerjaan tetap atau kontrak kerja.

Itu contoh kasus di jepang. Kita liat contoh kasus yang lain.

Bagaimana dengan pekerja yang bergantung pada pendapatan sehari hari? Seperti tukang ojek, pedagang, pekerja pabrik? Apakah mereka aman? Tidak.

Seperti kasus pekerja pabrik yang harus diliburkan kerja tanpa medapat kompensasi sedikitpun. Tidak Bekerja artinya tidak makan, seperti itu kira kira. Dan tukang ojek yang tidak mendapatkan penumpang satupun karena tidak ada orang yang berangkat kerja, bagaimana mereka bisa dappat uang?.

Mungkin mereka bisa mencari pekerjaan sampingan, tapi seperti apa? Semua pekerjaan sudah di tutup, kerja di cafe tidak ada yang main ke cafe, melamar di pabrik sama aja diliburin, jualan makanan? Gaada yang mau beli.

Perekonomian di bidang transportasi, dan juga pariwisata menurun Drastis di berbagai negara, semenjak diberlakukannya Lockdown dan juga Social Distancing.

Dampak Bagi Mental Dunia

Well itu dari sisi Perekonomian

Dari sisi mental pun warga Dunia terganggu, karena dengan mewabahnya virus corona ini, Dunia menggila, mereka memikirkan bagaimana caranya mendapatkan makanan? Bagaimana mereka bisa terhindar dari Corona dengan menyetok banyak sekali alat perlindungan diri, hingga para petugas kesehatan kesulitan mendapatkan APD. Hingga akhirnya hal tersebut menyusahkan petugas kesehatan, dan cukup berbahaya menangani pasien korona tanpa alat perlindungan diri.

Penyebaran Hoax Corona

Banyak sekali berita hoax mengenai Corona yang menakutkan, hingga akhirnya merusak mental masyarakat Bumi.

Dampak Bagi Keluarga dan lingkungan

Selain kerusakan ekonomi, kerusakan mental inilah yang paling berbahaya bagi wabah korona. Banyak terjadi kasus kekerasan rumah tangga seperti yang terjadi di China. Semuanya diawali dengan kurangnya pendapatan. Tapi jangan lupa, semua ini berawal dari Corona.

Sampah Masker yang digunakan oleh orang orang saja menumpuk, semakin banyak penggunaan plastik untuk makanan instant dan juga untuk perlindungan diri. Jika hal ini ters di biarkan.

Dampak Bagi Dunia

Akibat Corona Bumi kita akan hancur, banjir besar besaran akan terjadi, jika sampah tidak ditangani dengan baik. Dan perekonomian Dunia akan Jatuh, kita tidak akan bisa berkumpul lagi dengan orang orang yang kita sayangi, jika wabah ini tidak cepat berhenti dan semakin lama kita libur kerja. Maka kita juga akan kehilangan pekerjaan.

Tapi, TUNGGU DULU! STOP!

Corona Bagi Bumi

Sadarkah Kalian? Yang kita bicarakan tadi adalah kerugian bagi kita, pendidikan kita, Hubungan kita, keluarga kita, pekerjaan kita, lingkungan kita. KITA.

Kapan Kalian Mulai Bicara tentang Bumi?

Bumi, tempat dimana kita tinggal, tempat dimana kita bisa berkumpul dengan keluarga, bertemu dengan teman, tempat dimana kita sekolah, kuliah dan bekerja. Tempat dimana kita bisa membangun sebuah koneksi.

Mungkin kalian semua rugi, apakabar Bumi? Apakah Bumi rugi?

Coba kalian keluar rumah sejenak, lupakan masalah masalah mengenai Corona virus, dan pandanglah Bumi kalian ini, lihat langit diatas kalian, gimana kelihatannya? Sadarkah kalian Bumi menjadi lebih sejuk dari Biasanya? Langitnya semakin Biru, Polusi Berkurang.

Peningkatan Udara Bersih

Tahukan kalian kalau di China, hingga akhir maret kemaren, tercatat peningkatan udara bersih sekitar 84,5% terhitung dari Bulan Januari, Penurunan Emisi juga terjadi sebesar 25%. Hal ini disampaikan oleh Kementrian Ekologi dan Lingkungan China. Karena pengurangan aktifitas industri dan kendaraan. Hasil pengamatan dari Satelit milik NASA juga menunjukan penurunan nitrogen dioksida di negara tersebut.

Peningkatan Udara di China dari Satelit NASA setelah adanya Corona
Berkurangnya Polusi Udara di China
Sumber : NASA

Tapi ini tidak hanya terjadi di China, bahkan Spanyol, Itali, dan juga UK menyusul kabar baik ini. Tentunya ini adalah kabar baik teman teman.

Peningkatan Udara di Italia dari Satelit NASA setelah adanya Corona
Berkurangnya Polusi Udara di Italia
Sumber : NASA

Perbaikan Ekosistem dan Iklim Bumi

Sebelum adanya corona Bumi kita sakit, terjadi polusi dimana mana, iklim dunia pun bermasalah akibat adanya polusi. Dengan adanya Corona ini, Bumi kita bisa memulihkan dirinya sendiri. Berkurangnya asap kendaraan, asap pabrik, asap dari rumah produksi.

Dengan adanya corona pengonsumsian satwa liar berbahaya atupun yang hampir Punah juga berkurang.

Sisi Positif Corona

Setiap hal Memiliki sisi positif dan sisi negatif. Dan sekarang, saatnya kita untuk melihat sisi positif dari adanya wabah corona ini.

Sisi positif dan juga pulihnya Bumi adalah kabar baik bagi seluruh kehidupan di Bumi. Ekosistem yang baik adalah inti dari kehidupan yang baik.

Kalian jangan salah paham, Bicara bukannya bersyukur atas kematian banyak orang akibat Covid, tapi disini Bicara mau mengajak kalian untuk melihat sisi positif dari hadirnya Corona Virus ini.

Sudah cukup lama kita menyaksikan penderitaan dan kesedihan akhir-akhir ini, jangan memperparah keadaan dengan melihat pandemi ini sebagai sesuatu yang buruk saja, cukup Corona saja yang buruk. Sebisa mungkin kita harus bisa melihat sisi positif dari segala hal.

Bumi dan Kehidupan Setelah Corona

Masalah pekerjaan, sekolah, pendapatan, itu semua adalah masalah kita masing masing sebagai manusia, semua itu balik lagi ke diri kita masing masing, bagaimana cara kita menyikapi masalah ini dan bagaimana cara kita menghadapi masalah ini. Itu adalah hal normal yang dialami semua manusia, bahkan sebelum adanya corona.

Yang terpenting adalah Bumi kita. Kembali pulihnya Bumi adalah dampak paling besar dan paling baik yang bisa kita dapatkan dari adanya corona, umur Bumi bisa menjadi lebih panjang lagi.

Sama seperti pasien corona, jika Bumi ditangani dengan baik maka umurnya juga akan berlanjut. Dan menjaga kelestariannya yang merupakan antibody milik Bumi adalah tanggung jawab seluruh penghuni Bumi, bukan hanya Bos Bos besar.

Bumi yang baik akan memberikan manfaat yang lebih banyak lagi bagi penghuninya, bahkan untuk jangka waktu yang lama asalkan kita bisa menjaganya. Jika kita tidak menjaga Bumi, sudah pasti hal buruk yang lebih buruk dari corona akan terjadi lagi dalam waktu mendatang.

Kesimpulan

Well, kalian Tentunya nggak mau dong kalo ada hal lebih buruk lagi yang menimpa kehidupan Bumi atau pun Bumi sendiri. Jadi mulai dari sekarang belajar syukuri apa yang kita punya di Bumi, dan syukuri waktu yang kita punya, mulai perduli lingkungan dan jangan sampai Alam menegur kita lagi dengan bencana bencana fisik, mental maupun alam ok?

Well segitu dulu info corona yang bicara kasih ke kalian, jangan lupa share videonya agar teman teman yang lain juga bisa melihat sisi positif dari wabah ini. Semoga video ini bisa membantu kalian berfikir lebih luas lagi, mari stop penyebaran hoax, dan berita ketakutan mari sebarkan hal positif yang bisa bantu Dunia melawan virus ini dan virus lain, seperti contonhnya virus kebencian.

Jangan lupa like, komen dan subscribe juga channel Bicara ya, see u in the next video guys, Bye.

Sumber :

  • How will coronavirus change the world? – BBC
  • Will Covid-19 have a lasting impact on the environment? – BBC
  • COVID-19 and the nature trade-off paradigm – Un environment
  • How our responses to climate change and the coronavirus are linked – Weforum
  • The claim: Since the start of the COVID-19 outbreak, human environmental impact has decreased – USA Today
  • The environmental impact of COVID-19 – MSN
  • Airborne Nitrogen Dioxide Plummets Over China – Earth Observatory NASA