Kalian pasti sudah tidak asing dengan istilah meteor, asteroid, astronot dan juga misi keluar angkasa. Well memang topik topik seperti itu tidak akan habis untuk dibahas karena memang ilmu pengetahuan mengenai astronomi selalu berkembang seiring dengan berjalannya waktu. Tapi dari informasi informasi di atas, pasti ada sedikit hal yang kalian tidak mengerti atau mungkin bahkan nggak kalian perhatikan. Bicara mau mengajak kalian membahas mengenai asteroid dan juga roket astronot. Adakah diantara kalian yang memperhatikan kalau asteroid yang jatuh ke Bumi pasti akan habis terbakar. Tapi tidak dengan Roket yang digunakan Astronot untuk pulang ke Bumi?

Semua Objek Terbakar Ketika Memasuki Atmosfer

Well memang hal ini cukup aneh. Karena seperti yang kita tahu, setiap objek yang memasuki atmosfer Bumi akan terbakar. Baik itu asteroid, meteor ataupun komet. Bumi setiap hari dihujani dengan asteroid dengan berbagai macam ukuran. Tapi ada beberapa asteroid yang tidak sampai ke permukaan Bumi karena mereka terbakar habis di atmosfer. Kenapa bisa demikian?

Perbedaan Tekanan di Ruang Angkasa dan Atmosfer Bumi

Sebenarnya penjelasan ini cukup sederhana guys.

Atmosfer Bumi adalah ruang dimana terdapat tekanan yang sangat tinggi. Sedangkan di ruang angkasa adalah ruangan hampa udara dimana tekanannya cukup rendah. Segala benda yang berada di luar angkasa akan memiliki kerapatan permukaan yang rendah, karena tadi, tekanan di ruang angkasa itu rendah dibandingkan dengan atmosfer Bumi.

Tapi jangan salah paham dulu guys, walaupun kerapatan objek seperti meteor atau asteroid rendah di bagian permukaannya. Bukan itu yang menyebabkan mereka hancur ketika memasuki atmosfer Bumi. Walaupun mereka kurang padat, benda benda langit itu sangat kuat guys.

Atmosfer

Asteroid Habis Terbakar

Sebelum lanjut pembahasan, kita bahas sedikit dulu mengenai atmosfer Bumi. Atmosfer Bumi terdiri dari 5 lapisan. Yaitu trosposfer yang merupakan bagian terdalam atmosfer, lalu stratosfer, mesosfer, termosfer, dan bagian terluarnya yang bernama eksosfer.

Lapisan atmosfer Bumi memiliki suhu yang sangat panas pada lapisan termosfernya, yaitu sekitar 1.500 hingga 1.648 derajat celcius. Well, sesuai dengan namanya, lapisan ini adalah lapisan terpanas di atmosfer Bumi. Suhu yang sebesar ini menyebabkan semua benda yang melewatinya terbakar. Well, Atmosfer Bumi ini memang berperan sebagai pelindung Bumi dari ancaman luar angkasa guys.

Kecepatan Asteroid

Selain karena pengaruh suhu atmosfer. Hancurnya asteroid juga disebabkan oleh kecepatan lajunya yang sangat cepat. Seperti yang kita tahu semua benda langit diluar angkasa melaju dengan kecepatan yang luar biasa cepat. Begitupun asteroid.

Saat diluar angkasa ia bergerak dengan sangat cepat, apalagi ketika ia mulai memasuki atmosfer Bumi. Kecepatannya membuatnya menghantam Bumi dengan sangat keras dan menghasilkan gesekan yang sangat kuat, hingga ia terbakar habis. Sama seperti kalian kalau menggesekan tangan kalian, pasti terasa panas kan guys. Apalagi kalau kalian gesekan dengan cepat, pasti akan semakin panas.

Ukuran Asteroid Kecil

Selain karena kecepatannya, kebanyakan asteroid yang memasuki atmosfer Bumi itu berukuran lebih kecil dari pesawat ruang angkasa atau roket yang mengangkut astronot. Jadi asteroid kecil ini keburu habis terbakar di atmosfer sebelum sampai kepermukaan Bumi.

Pesawat Ruang Angkasa Terbakar

Tapi bagaimana dengan roket? Bukan kah roket juga menghantam bumi ketika astronot pulang ke Bumi? Tapi kenapa mereka tidak habis terbakar?

Kenapa Asteroid Habis Terbakar Saat Masuk Atmosfer Bumi Sedangkan Roket Tidak?

Well, sebenarnya pesawat ruang angkasa ataupun roket yang mengangkut astronot dari luar angkasa juga terbakar ketika memasuki atmosfer Bumi guys, sama dengan objek lain. Tapi mereka tidak habis terbakar, kenapa?

Perisai Panas Ablatif

Well, rahasia roket agar tidak habis terbakar ketika melewati atmosfer Bumi adalah. Roket yang digunakan astonot dilengkapi dengan sebuah perisai panas ablatif. Perisai panas ini memiliki kemampuan untuk melepaskan energi panas yang terjadi pada badan roket akibat gesekan dengan atmosfer Bumi.

Pelindung ablatif ini juga berfungsi untuk melindungi badan roket agar astronot tidak mati kepanasan di dalam roket guys.

Kecepatan Pesawat Ruang Angkasa

Selain karena pelindung Ablatif. Kecepatan roket yang masuk ke atmosfer Bumi itu bisa di sesuaikan. Jadi kecepatannya ketika memasuki permukaan Bumi tidak sebesar kecepatan asteroid. Hal ini bisa mengurangi pengaruh gesekan badan roket dengan atmosfer Bumi. Dan letak satelit juga tidak terlalu jauh dari Bumi.

Bahan Pesawat Antariksa

Bagian luar pesawat antariksa juga sebenarnya dilindungi menggunakan Ubin silika khusus ataupun juga resin plastik. Bahan ini merupakan sebuah isolator yang sangat ampuh untuk meminimalisir gesekan panas pada badan pesawat.

Sudut Terjun Roket

Nah satu lagi guys yang menyebabkan pesawat antariksa tidak terbakar di atmosfer Bumi. Yaitu sudut terjunnya yang menukik dengan kemiringan 40 derajat. Kemiringan ini bisa meminimalisir gesekan di atmosfer Bumi karena tidak terlalu tajam.

Berbeda dengan asteroid yang ketika jatuh ke Bumi mereka menukik dengan kemiringan ekstrem yang bisa mencapai 90 derajat. Hal inilah yang menyebabkan roket tidak habis terbakar ketika melewati atmosfer Bumi.

Kesimpulan

Nah guys, jadi sekarang kalian paham kan kenapa asteroid habis terbakar sedangkan pesawat antariksa atau roket tidak habis ketika memasuki atmosfer Bumi. Ternyata ada banyak hal yang mempengaruhi hal tersebut. Selain karena kecepatan nya yang berbeda, roket juga dilengkapi dengan sebuah pelindung panas. Begitu guys.

Sumber :

  • Ini Alasan Kenapa Roket Bisa Melewati Atsmosfer Tanpa Terbakar – IDN Times
  • Kenapa Meeor Hancur Sedangan Pesawat Ruang Angkasa Tidak – WordPress
  • Perisai Panas – Wikipedia
  • Semua Benda Langit Akan Terbakar Saat Melewati Atmosfer Bumi, Kenapa, ya? – Bobo
  • Atmosfer Bumi Bisa Membakar Benda Langit, Mengapa Pesawat Antariksa Tidak Terbakar? – Bobo