Kehidupan Bumi di Masa Depan

Hallo, sobat Bicara! Pernah berpikir berapa batas usia bumi? Atau di manakah manusia tinggal kalau bumi sudah mati? Tapi, yang jadi pertanyaan besar, bagaimana kehidupan bumi di masa depan nanti? Kita akan mengulas hal tersebut pada pertemuan kali ini.

Planet bumi yang menjadi tempat jutaan spesies dan makhluk hidup ini telah berumur kurang lebih 4 miliar tahun. Wow, sudah sangat tua ya, guys. Selama itu juga terjadi berbagai macam peristiwa mulai dari kepunahan massal hingga bencana alam. Lalu bagaimana kehidupan bumi di masa depan? Sudah kah ada prediksinya? Berikut 5 jawabannya menurut sains.

Bumi dari Luar Angkasa

1. Kepunahan Massal

Hal pertama yang akan terjadi di bumi pada masa depan adalah kepunahan massal. Hingga kini total sudah 5 kali terjadi kepunahan massal yang telah menghapus sekitar 75% spesies dari bumi.

Dikuti dari laman Science Mag, para ilmuwan meyakini kalau kepunahan massal keenam telah menanti kita di masa depan. Apalagi ditambah dengan perubahan iklim yang kian tak menentu dan bencana alam yang semakin sering terjadi. Mirisnya, laman Physics World menyatakan bahwa 1 juta spesies akan punah diakibatkan oleh ulah manusia.

Hal ini dikarenakan manusia sudah memengaruhi 75% daratan dan dua pertiga dunia laut dengan berbagai aktivitas destruktifnya. Ilmuwan kondang ternama Stephen Hawking juga pernah meramalkan kejadian ini. Menurutnya, manusia tidak akan bertahan lebih dari 1.000 tahun ke depan di bumi.

Ia dapat mengatakan hal tersebut setelah melihat bagaimana manusia terus melakukan kesalahan yang sama berulang kali seperti berperang dan merusak lingkungan. Jika kondisi seperti ini terus berlanjut, kita mungkin tidak akan bisa lagi melihat kehidupan bumi seperti sekarang di tahun 3000 yang akan datang.

Untuk mengatasinya, Hawking menyarankan ilmuwan untuk bisa mencari tempat atau planet lain di tata surya yang bisa menggantikan bumi.

2. Hadirnya Robot dan Teknologi Canggih Lainnya

Berbeda dengan prediksi sebelumnya, beberapa ilmuwan dan para ahli percaya kalau 1 juta tahun yang akan datang, kehidupan bumi masa depan masih terus berlanjut dengan benua yang masih sama dan matahari yang terus menyinarinya. Hanya saja, saat itu teknologi sudah menjadi bagian dari hidup manusia yang tidak lagi bisa dilepaskan.

Berbagai teknologi canggih di luar nalar sudah bukan hal yang aneh lagi. Beberapa bidang pekerjaan mungkin sudah digantikan oleh robot. Malah ada sebuah studi yang mengisyaratkan robot dapat menguasai bumi karena manusia bisa dengan mudah dipengaruhi melalui interaksi sosial dengan robot. Kalau ini sih, menyeramkan juga ya, guys.

Dilansir dari laman situs Live Science, bukan tidak mungkin teknologi akan menyatu dengan tubuh manusia. Berbekal teknologi canggih yang ada saat itu, meningkatkan usia harapan hidup manusia juga bukan hal yang mustahil. Yang menjadi perbedaan mencolok antara manusia zaman sekarang dan manusia masa depan mungkin adalah bentuk dan penampilannya.

3. Bentuk Benua Mulai Berubah

Berlanjut ke kehidupan bumi pada 100 juta tahun mendatang, IFL Science mencatat bahwa aktivitas lempeng tekntonik bumi menjadi sangat agresif dan mengakibatkan pergeseran lempeng yang cukup signifikan. Hal ini akan berdampak pada berubahnya bentuk benua yang ada saat ini.

Perubahan dan pembentukan benua sebenarnya bukanlah hal yang baru. Pasalnya, bumi juga pernah mengalami perubahan benua sekitar 200 juta tahun yang lalu. Sementara itu ilmuwan memprediksi kalau perubahan benua secara masif akan kembali terjadi di 100 juta tahun yang akan datang. Namun, tentu saja ilmuwan juga tidak tahu akan seperti apa tepatnya bentuk benua bumi di masa depan.

Bila memang pada tahun-tahun tersebut kondisi bumi masih layak untuk ditinggali, maka bukan tidak mungkin manusia dan spesies-spesies lainnya masih bisa bertahan hidup.

4. Pembentukan Superbenua Baru

Bergeser ke rentang waktu 250 juta tahun mendatang, laman Geo Awesomeness menyatakan bahwa benua-benua yang ada saat ini akan saling bertabrakan, bertubrukan dan menyatu membentuk satu benua besar yang baru. Para ahli dan ilmuwan juga sepakat akan hal ini.

Mereka beranggapan kalau benua-benua bumi akan saling menyatu untuk membentuk satu superbenua yang ukurannya jauh-jauh lebih besar dibandingkan benua apapun yang ada sekarang ini.

Kejadian ini mirip seperti pembentukan superbenua pangaea ratusan juta tahun yang lalu. Mungkinkah setelah semua benua menyatu membentuk satu benua, benua tersebut kemudian kembali terpecah seperti peristiwa superbenua pangaea? Tidak ada yang tahu pasti akan hal itu. Prediksi ini juga mungkin bisa meleset mengingat jauhnya rentang waktu yang diprediksikan. Yang pasti, kehidupan bumi saat itu tentu saja tidak akan sama lagi seperti sekarang.

5. Bumi Hancur

Dan bagaimana kehidupan bumi miliaran tahun yang akan datang? Tidak ada. Ya, jawabannya adalah tidak ada lagi kehidupan di bumi. Karena, seorang professor bernama Leen Decin dari Institut Astronomi KU Leuven telah mengungkapkan bahwa miliaran tahun nanti, ukuran matahari akan membesar dengan ukuran yang mungkin ratusan kali lipat lebih besar dari sekarang.

Hal ini tentu saja bukan hal yang baik bagi planet-planet tata surya kita, termasuk bumi. Ungkapan professor itu dicatat pada laman Science Daily. Lebih lanjut lagi, semua organisme dan kehidupan yang ada di bumi akan musnah karena matahari yang semakin membesar, bahkan radiasinya saja mampu menembus dan menghancurkan lapisan atmosfer.

Kesimpulan

Itulah 5 bayangan kehidupan bumi di masa depan menurut sains dan para ahli di bidangnya. Yang pasti kita semua tentu tidak mau kan kalau bumi menjadi semakin buruk atau bahkan hangus. Maka dari itu mari kita jaga lingkungan dan bumi kita bersama ya, guys.

Temukan konten-konten menarik lainnya seputar sains dan bumi hanya di channel Bicara. Sampai jumpa di pertemuan berikutnya ya, guys.

Sumber :

  • Bagaimana Kehidupan Bumi di Masa Depan? Ini 5 Jawaban dari Sains – IDN Times
  • Kagum atau Ngeri? 9 Prediksi Dunia di Masa Depan yang Bikin Merinding! – IDN Times
  • Inilah 5 Gambaran Masa Depan Bumi Kita dan Fakta Mengerikannya – Boombastis