Kembali lagi di Channel Bicara! Bagaimana kabarmu? Semoga baik-baik saja, ya.

Setelah memberi bahasan-bahasan menarik sebelumnya tentang astronomi dan tata surya kita, adakah salah satu bahasan yang paling membuatmu penasaran? Pasti ada salah satu bahasan yang bagimu paling menarik dan membuatmu semakin penasaran bukan?

Merasa semakin penasaran setelah membaca beberapa bahasan yang sebelumnya adalah hal yang wajar, namun demikian bisakah kamu menjawab satu pertanyaan berikut ini? Pertanyaan tersebut adalah bagaimana bisa bumi kita ini berbentuk bulat. Penasaran jawabannya apa? Yuk simak bahasan Channel Bicara kali ini.

Pembentukan Tata Surya dan Gaya Gravitasi

Setelah mendengar pertanyaan diatas, apakah kamu bisa menerka jawabannya? Rupanya pertanyaan tersebut tidak boleh dijawab dari hasil terkaan, melainkan harus dijawab dengan jawaban yang kredibel dan benar adanya.

Kenapa Bumi Kita Bulat
Pembentukan Tatasurya

Tak perlu khawatir apabila kamu tak bisa menemukan jawaban yang tepat, karena dengan artikel berikut kamu akan segera menemukan jawabannya. Namun sebelum mendapatkan jawabannya, kamu harus memahami dulu bagaimana tata surya kita ini terbentuk.

Pembentukan tata surya hadir dengan berbagai macam teori. Ada yang mempercayai teori Big Bang atau dentuman besar, ada yang percaya teori awan debu, ada juga yang percaya teori pasang surut serta berbagai teori lainnya.

Dari berbagai teori yang ada, ada salah satu kesamaan diantaranya. Bahwasannya tadinya ada sebuah ledakan besar di alam semesta kita ini. Ledakan yang terjadi sekitar 4,5 miliar tahun yang lalu ini membuat terbentuknya matahari dan berbagai planet yang ada sampai sekarang.

Akibat adanya ledakan ini, terbentuklah suatu bintang yang bisa kita sebut sebagai Matahari. Matahari ini diorbit oleh planet-planet yang ada di tata surya kita ini, apa alasannya? Alasannya dijelaskan oleh Hukum gaya Gravitasi.

Salah satu Hukum Gaya Gravitasi menyatakan bahwa benda yang lebih besar memiliki gaya gravitasi yang lebih besar dari benda yang lebih kecil. Nah, karena massa Matahari lebih besar daripada Bumi, maka Bumi kita ini mengorbit Matahari, bukan sebaliknya.

Hal ini sama halnya dengan alasan mengapa Bulan mengelilingi Bumi. Ya, karena massa Bulan sendiri lebih ringan daripada massa Bumi.

Pada dasarnya semua benda di alam semesta ini menarik satu sama lain dengan dalih adanya gaya gravitasi. Namun demikian, hanya benda yang lebih besar lah yang bisa menarik benda lebih kecil.

Alasan Bumi Kita Berbentuk Bulat

Sudah paham bukan bahwasannya benda yang lebih besar lah yang menarik benda yang lebih kecil? Sekarang saatnya mengetahui mengapa Bumi kita ini bulat.

Begini alasannya, lingkaran atau bulat merupakan bentuk yang paling efisien. Bumi terbentuk karena adanya debu dan batu yang bertabrakan bersama-sama untuk mengorbit matahari dan akhirnya menjadi satu planet, yaitu Bumi.

Karena bongkahan batu dan debu tersebut mengorbit matahari dengan bentuk yang bulat, jadi, ya, besar kemungkinannya Bumi ini berbentuk bulat saat terbentuk dahulu.

Dengan bentuk yang bulat pula, apapun yang berada di Bumi bisa terjangkau oleh gravitasi. Lain halnya dengan bentuk kotak, bentuk kotak memiliki sisi yang berbeda-beda, ada yang berupa dataran ada yang berupa bentuk lancip. Lebih tepatnya lagi bentuk kotak memiliki sisi lancip yang berjumlah delapan. Adanya perbedaan permukaan ini akan membuat gaya gravitasi tidak bisa terjangkau ke semua sisi.

Sebentar, adakah sesuatu yang mengganjal di benakmu? Kalau ada, kami tetap berusaha menjawab hal tersebut.

Bukankah tadi di awal telah dijelaskan kalau semua benda memiliki gaya gravitasi? Mengapa tidak semua benda berbentuk bulat?

Tenang saja, kamu juga akan mengetahui jawabannya.

Jawaban dari mengapa semua benda tidak berbentuk bulat adalah karena semua benda tidak memiliki massa yang sama dengan Bumi. Bukankah massa mobil lebih ringan daripada Bumi? Nah, jadi, bentuk mobil tidak bisa dipaksa harus membentuk bulat dong.

Mobil, manusia, pohon, gedung, semuanya memiliki gaya gravitasi. Namun gaya gravitasinya tidak sebesar Bumi, jadi bisa berbentuk sedemikian rupa.

Perbedaan gaya gravitasi ini juga bisa dimanfaatkan oleh saintis untuk menentukan mana benda angkasa yang merupakan planet dan mana yang bukan. Contohnya saja asteroid, asteroid berkumpul menjadi sabuk asteroid dengan besar yang berbeda-beda, ada yang sebesar rumah ada juga yang sebesar benua.

Namun demikian, mereka hanya bertabrakan saja dan tak pernah saling tarik menarik. Hal ini karena asteroid di dalam sabuk asteroid sama-sama memiliki gaya gravitasi yang kecil. Dengan hal ini, sabuk asteroid tidak bisa disebut sebagai planet.

Kesimpulan

Sudah terjawab mengapa bumi itu bulat bukan? Ya, alasan utama dari Bumi berbentuk bulat ini adalah karena adanya gaya gravitasi. Gaya gravitasi Matahari yang lebih besar dari Bumi menyebabkan Bumi mengorbit matahari, serta besarnya Gaya Gravitasi yang dimiliki Bumi menyebabkan segala sesuatu yang ada di Bumi tertarik ke Bumi dan tidak menarik satu sama lain.

Sumber:

  • Kenapa Bumi Itu Bulat, Ngga Kotak? – Line Today
  • Kenapa Bumi Itu Bentuknya Bulat, Bukan Kotak Atau Segitiga ? Ini Alasannya ! – Dafunda