Seperti yang kalian tahu sejak SD, planet merupakan benda langit yang gelap dan tidak memiliki cahaya sendiri, dia selalu mengorbit mengelilingi sebuah bintang. Tapi, kali ini para ilmuwan berhasil menemukan planet yang ternyata tidak mengitari bintang induknya. Penasaran kan? Makanya tonton terus video ini sampai habis.

Well para astronom dari Universitas Oklahoma ini disebut sebagai planet pengembara karena tidak mengorbit pada bintang. Selain itu, planet pengembara ini memiliki jarak sekitar 3,5 miliar tahun cahaya. dan peneliti yang melakukan penelitian tentang planet ini juga jumlahnya ribuan.

Mungkin kalian bertanya-tanya, bagaimana sih planet-planet yang terbilang kecil bisa ditemukan di galaksi yang jauh dari Bumi? Well, tentu para astronom tidak melihat secara langsung dari keberadaan ekstra galaksi ini ya atau bagian terluar galaksi.

Mereka menggunakan teknik lensa gravitasi untuk mengetahui keberadaan planet-planet pengembara itu. Jadi, jangan sampai ada bayangan kalau astronom menggunakan teropong biasa untuk menemukan planet pengembara ini ya.

Ditemukan Dengan Lensa Gravitasi

Supaya lebih jelas, kita akan menjelaskan mengenai apa itu lensa gravitasi. Jadi, para astronom bisa mengetahui keberadaan objek yang sangat jauh dari Bumi, yakni dengan memanfaatkan keberadaan objek lain seperti bintang atau galaksi yang lebih dekat dari Bumi sebagai lensa yang membelokkan cahaya dari jauh.

Biar nggak bingung, kita kasih contohnya. Nah, misalnya cahaya dari Supernoba dipancarkan ke segala arah termasuk ke arah Bumi. Dalam perjalanannya, cahaya itu melintasi galaksi yang berada di antara supernova dan Bumi yang jaraknya mliar tahun cahaya. Akibatnya, cahaya dari supernova akan mengalami pembelokkan karena melewati medan gravitasi galaksi. So, peran galaksi disini adalah sebagai lensa yang mengumpulkan dan memperkuat cahaya.

Konsep dasarnya, semakin besar massa galaksi, maka semakin besar gravitasinya, sehingga semakin kuat pula pembelokkan cahaya supernova tadi. Well, pembelokkan cahaya itu menyebabkan terbentuknya beberapa citra dari cahaya supernova. Nah, seperti itulah konsep yang digunakan untuk mengetahui objek lain yang sangat jauh.

Planet Pengembara Berada Diantara Quasar RX J1131-1231

Well, setelah kalian tahu bahwa penemuan objek di luar angkasa tidak akan diketahui tanpa adanya cahaya. Maka kalian pasti paham kalau penemuan planet pengembara didukung oleh cahaya quasar RX J1131-1231. Nah, quasar ini berasal dari galaksi terang yang berada pada 6 miliar tahun cahaya.

Kemudian, yang bertindak sebagai lensa gravitasi adalah galaksi yang terletak diantara Bumi dan quasar RX J1131-1231 dengan jarak kurang lebih 3,5 miliar tahun cahaya. Well, ketika cahaya datang dari quasar melintasi galaksi tersebut, cahaya dibelokkan dan diperkuat sehingga menghasilkan beberapa citra yang ternyata diluar dugaan.

Melalui berbagai macam simulasi, objek yang bisa merubah pembelokkan cahaya sebesar 30% adalah planet yang tidak memiliki bintang induk. Tentu saja jika ada bintang induk, maka efek pelensaan yang dihasilkan lebih di dominasi oleh bintang induk itu sendiri.

Hal inilah yang membuat para ilmuwan sepakat bahwa diluar sana masih ada planet yang belum di identifikasi dan beberapa tidak memiliki bintang induk.

Planet Pengembara Berjumlah Ribuan

Tak hanya satu, melalui pengamatan dan simulasi yang sangat kompleks, para astronom menemukan bahwa planet pengembara ini tidak hanya satu, tetapi ribuan.

ya seperti yang di bahas di artikel artikel sebelumnya jika alam semesta ini sangat luas sekali jutaan bahkan triliunan bintang dan planet ada disini tanpa terkecuali juga planet pengembara ini, jadi enggak heran dari banyaknya galaksi yang ada di alam semesta ini planet pengembara juga banyak.

Dan asalkan kalian tahu, dalam galaksi Bimasakti tempat Bumi kita berada, ternyata Ada ribuan jumlah planet pengembara yang melayang layang dengan bebas. semoga tidak ada yang menabrak Bumi kita ya.

Kesimpulan

Well, planet pengembara atau planet ekstragalaksi ditemukan dengan menggunakan berbagai macam simulasi ya. Sehingga, diperlukan adanya pengujian lebih lanjut dengan teknik yang sama untuk memastikan kalau efek pelepasaan gravitasi berlaku secara umum dan kita bisa menemukan planet pada galaksi lain.

Sumber

  • Planet Ekstragalaksi Pengembara di Galaksi Jauh – Langit Selatan