Bumi merupakan tempat hidup yang ideal bagi manusia, hewan dan tumbuhan. Banyak hal yang dapat ditemukan di Bumi, misalnya kandungan mineral alami yang berm anfaat bagi makhluk hidup. Benda berharga seperti emas, perak, titanium, berlian, batuan langka dapat ditemukan dalam perut Bumi.

Well, ternyata dalam perut bumi mengandung triliunan ton berlian yang tidak bisa diambil. Lalu, apa benar bumi masih memiliki kandungan batuan mahal dengan jumlah yang sangat banyak? Kenapa kita tidak bisa mengambilnya?

Berlian Ditemukan Di Bawah Permukaan Bumi

Tim peneliti dari Harvard University dan berbagai perguruan tinggi berhasil mendeteksi keberadaan berlian dalam jumlah besar di bawah permukaan bumi. Dalam sebuah laporan pada jurnal Geochemistry, Geophysics dan Geosystems para peneliti menemukan 1.000 triliun ton berlian yang tersebar jauh di permukaan bumi.

Ulrich Faul, seorang peneliti dari Massachusetts Institute of Technology mengatakan bahwa data gelombang yang di terima bukanlah mineral biasa tetapi berlian dengan jumlah yang sangat banyak. Kata faul, kita juga tak bisa mendapatkannya karena berlian tersebut berada jauh dari permukaan bumi alias berada jauh di dalam bumi.

Ditemukan Secara Tak Terduga Berdasarkan Data Seismik

Well, tentunya dalam sebuah penelitian ilmiah, data yang digunakan harus valid dan tidak asal-asalan ya. Begitupun dengan para ilmuwan yang berhasil menemukan triliun ton berlian ini. Para ilmuwan menggunakan data valid dari Badan Geologi Amerika Serikat.

Sebenarnya, data global dari badan geologi Amerika Serikat tersebut digunakan untuk mencari asal gempa yang terjadi. Namun, diluar dugaan, pada titik kerak bumi yang bernama cratons, gelombang suara berjalan lebih cepat dari perkiraan.

Apa itu cratons? Cratons adalah bagian stabil dari kerak dan mantel bumi yang dapat ditemukan pada bagian lempeng tektonik. Ciri cratons adalah kurang padat dan lebih dingin dari bagian lapisan bumi disekelilingnya.

Menggunakan Model Virtual Bebatuan

Well, pada awalnya gelombang yang didapatkan dari kerak bumi tidak sama sesuai perkiraan para ilmuwan. Gelombang suara yang melaju melalui lapisan cratons berjalan lebih cepat. Karena belum diketahui jenis bebatuan apa yang ada didalamnya, maka para ilmuwan menggunakan model virtual untuk mencocokkan bebatuan apa yang dapat membuat gelombang suara berjalan lebih cepat.

Hasilnya sangat mengejutkan para ilmuwan. Hanya ada satu jenis batuan yang menunjukkan kecepatan gelombang seismik abnormal. Batu tersebut ternyata mengandung 2 persen berlian. Well, ternyata berlian bermanfaat bagi cratons untuk tetap stabil dan tidak tenggelam. Kalian juga jangan sampai membayangkan, bahwa berlian yang dimaksud sudah menjadi berlian perhiasan ya.

1000 Triliun Ton Berlian

Peneliti telah menghitung kadar berlian yang terdapat pada cratons. Well, hasilnya ternyata tak bisa dibayangkan jika semua berlian itu dapat diambil. Jumlah kadar berlian pada batuan cratons adalah sekitar 1000 triliun ton yang tersebar pada seluruh lapisan bumi.

Perhitungan jumlah berlian tersebut, berdasarkan asumsi akar kratonik yang mengandung berlian dikombinasikan dengan volume total keseluruhan lapisan bumi. Well, tentu cukup rumit ya dalam perhitungan data seismik, apalagi berhubungan dengan lapisan yang tidak bisa kita lihat secara langsung.

Terletak Pada Kedalaman 241 kilometer di bawah Permukaan Bumi

Well, kalian tahu kenapa berlian berharga sangat mahal? Jawabannya adalah cara pengambilannya yang sangat sulit jauh didalam perut bumi. Sebenarnya kan hanya batuan berkilau, tetapi pengambilannya membutuhkan mesin teknologi dan biaya yang tidak sedikit.

Nah, pada penemuan ini, para peneliti mengukur kedalaman lapisan yang mengandung berlian dengan menggunakan gelombang suara. Ternyata, letak dari berlian ini adalah 241 kilometer dibawah permukaan bumi. Wah, pantas ya kalau ilmuwan mengatakan kalau kita tidak bisa mengambilnya.

Alasan Kita Tidak Bisa Mengambilnya

Untuk bisa mengambil berlian yang terkandung dalam perut bumi dibutuhkan teknologi yang mampu mengebor lapisan bumi hingga kedalaman ratusan kilometer. Tapi dengan teknologi saat ini, manusia belum bisa mengambilnya.

Well, perlu kalian tahu bahwa bor terdalam yang pernah dibuat manusia adalah sejauh 12 kilometer. Bor tersebut dinamakan Kola Superdeep Borehole yang dibuat oleh Rusia. Sepertinya sangat mustahil ada bor yang bisa mencapai kedalaman 241 kilometer, karena untuk mencapai 12 kilometer saja dibutuhkan waktu hingga 20tahun.

Well, well, well, kalau pun bisa ditambah kedalamannya, berarti dibutuhkan waktu sekitar 400 tahun agar bisa mencapai lapisan yang mengandung berlian. Kecuali ada benda ajaib yang bisa mengangkat berlian tanpa harus mengebor.

Proses Berlian Keluar dari Cratons

Alam ini tercipta dengan segala bentuk fisik, tentu tidak tiba-tiba ya. Diperlukan proses yang sangat panjang dan bahkan beribu tahun agar bisa tercipta bentuk yang seperti sekarang. Begitupun berlian yang terkandung pada cratons, tidak serta merta ada disana.

Dalam sebuah studi, pada awalnya tentu ada sebuah asumsi yang mengantarkan pada kebenaran, meski terkadang asumsi tersebut bisa benar atau berubah. Nah, para ilmuwan ini berasumsi bahwa berlian berlian yang keluar pada cratons merupakan hasil dari proses meletusnya gunung berapi.

Asumsi tersebut didasarkan pada temuan mereka adanya lubang pipa kimberlite yang berada pada tepi akar kratonik. Nah, lubang pipa inilah yang dapat memuntahkan magma beserta berlian dari perut bumi. Asumsi tersebut kemudian cukup masuk akal dan dapat dilakukan penelitian lebih lanjut.

Apa yang Terjadi Jika Triliunan Ton Berlian Bisa Diambil

Well, kesampingkan dulu cara untuk bisa mengambil triliunan ton berlian dalam perut bumi ya. Tapi, coba kita bayangkan apa yang terjadi jika berlian tersebut bisa diambil dan bisa kita jual. Apakah kita kaya? Apakah dapat membuat manusia sejahtera? Tentu jawabannya ada 2, bisa tidak dan bisa iya. Kenapa begitu? Oke mari kita perjelas lebih detail.

Seperti halnya panen raya, ketika jumlah barang yang ditawarkan terlalu banyak maka harganya akan menurun. Begitupun dengan triliunan ton berlian yang ada pada perut bumi, akan berharga mahal dan membuat kalian kaya jika cara pengambilannya tidak semuanya dalam kurun waktu yang singkat. Artinya ada yang mengatur supaya harga berlian tetap stabil.

Well, harga berlian bisa saja seharga permen, apabila kalian dapat mengambilnya secara keseluruhan dalam waktu singkat. Sehingga antara suply dan demand tidak terjadi keseimbangan. Hal ini lah yang membuat harga berlian menurun drastis.

Kesimpulan

Bumi merupakan planet dalam tata surya yang satu satunya dapat ditempati oleh manusia. Banyak kandungan mineral alam yang sangat berharga bagi kehidupan manusia. Sebut saja air, kita tidak bisa hidup jika bumi ini kehabisan air.

Misteri bumi pun masih tersimpan rapi dan masih harus kita cari tahu, supaya dapat menambah wawasan dan ilmu pengetahuan. Salah satu penemuan terbesar dalam dunia geologi saat ini adalah ditemukannya triliunan ton berlian di dalam perut bumi.

Sumber

  • Ilmuwan Temukan 1.000 Triliun Ton Berlian di Bawah Permukaan Bumi – Kompas